8 Mei 2010, pagi buta kami ber-delapan (saya, Wahyu, Imam, Ratih, Mbak Hanum, Mas Adhi, Mas Doni, Mas Dani) berseragam lengkap dengan segala macamnya resmi dilantik menjadi Pandega Bhakti Racana Diponegoro oleh Bunda Tien Soepeno dan Kak Erie (Pembina Radip). Ada rasa haru, senang, serta takut. Terharu karena ternyata aku bisa sampai pada tahap ini. Senang karena dapat nama baru, Cordia. Takut jika aku tak dapat menjalankan tugasku dengan baik. Mungkin teman-teman yang lain juga merasakan hal yang sama karena setelah pelantikan dan memakai kelopak pandega itu berarti perjuangan kami sebagai "yang dituakan" dimulai.
Seiring berjalannya waktu syukur alhamdulillah kami senantiasa kompak meskipun hanya ber-delapan. Alhamdulillah kemarin (8 Mei 2012) kami tepat dua tahun berBhakti. Namun, baktiku terhadap Radip kurang maksimal semenjak saya lulus kuliah 6 bulan lalu dan pindah ke kota lain. Dalam hati rasanya aaah masih ingin sekali berbakti seperti dulu, berjuang bersama teman-teman. Inilah yang dinamakan Pergantian Masa. Satu masa telah terlewati bersamamu kawan-kawan..
Dari 8 orang tersebut, sekarang tinggal Wahyu, Imam, Ratih, dan Mas Doni yang masih di Radip. Sedangkan saya, Mas Dani, Mas Adhi, dan Mbak Hanum sudah menyelesaikan studi.
Meski keberadaan kami sekarang terhalang oleh ruang, hati kami tetap satu untuk Radip. Always, I love you all..
| Pandega Bhakti RD 2010 |