![]() |
| Cordia Boissieri |
Halo haloo.. Pembaca
pasti sudah mengenal saya lewat profile, iya kaan? Jadi tak perlu kenalan lagi
yaa.. :) Kali ini saya mau bercerita tentang nama blog saya ini, Taman Cordia. Kenapa
saya menamai blog saya dengan nama itu. Apa sih cordia itu? Semacam bunga kah? Atau
tanaman obat? penasaran? Simak yuk..
Berawal dari
kecintaan saya untuk berorganisasi. Ya, saya lebih suka berkegiatan daripada
harus berdiam diri di rumah. Saat saya SMA, banyak organisasi yang saya ikuti,
antara lain Pramuka, Paskib, OSIS, dan basket. Banyak sekali pengalaman dan
teman yang saya dapat. Lulus SMA saya melanjutkan studi di Semarang yaitu di
Universitas Diponegoro (Undip). Saya ambil fakultas sastra (sekarang menjadi
fakultas Ilmu Budaya) jurusan sastra Inggris pada tahun 2007.
Menjalani kehidupan
kampus tak sama dengan kehidupan SMA. Jika di SMA kita masuk sekolah pagi dan
pulang sore dari senin sampai sabtu, tak demikian saat kuliah. Di kampus kita belajar
tak teratur oleh waktu. Kadang pagi, kadang siang, kadang sore, tak jarang juga
ada kuliah malam. Waktunya juga tak menyita banyak waktu, hanya beberapa jam
saja bertatap muka dengan dosen. Dengan kondisi yang demikian, saya memilih untuk
memanfaatkan waktu luang untuk mencari kegiatan positif. Maka saya bergabung dengan
Pramuka Undip. Sempat mau bergabung dengan Menwa juga tapi ternyata tidak
diperkenankan ikut UKM Khusus secara dobel. Jadi saya memilih untuk berPramuka
saja.
November 2007 saya
resmi bergabung dengan Pramuka Undip yang bernama Racana Diponegoro. Di Racana ini
ada sistem penjenjangan, ya kalau di di dunia persilatan namanya Alih Tingkat. Nama
penjenjangannya adalah Muda, Madya, Bhakti. Dari awal saya memang sudah berniat
untuk all out gabung di sini alias
tidak setengah-setengah. Jadi bagaimana keadaannya nanti akan saya jalani
dengan semangat belajar tanpa mengesampingkan tujuan kuliah saya di kampus, syukur
bisa sampai akhir. Itu misi saya waktu itu.
Tahun pertama
adalah awal penyesuaian dan proses pembelajaran. Inilah tahun dimana saya berada
pada jenjang Muda. Kalau tidak salah ingat saya dan kawan-kawan seangkatan
dilantik pada 19 Mei 2008. Tahun kedua saya dan teman-teman seangkatan mulai
diberi kepercayaan untuk menjadi "motor" untuk melaksanakan kegiatan.
Pada 23 Desember 2009, saya dan kawan-kawan dilantik menjadi Madya meskipun
jumlah kami lebih sedikit dibanding saat kami dilantik Muda karena kami
mengalami seleksi alam. Tahun ketiga saya masih dipercaya menjadi "motor".
Inilah tahun terberat saya pada masa kuliah. Di tahun 2010 saya dipercaya menjadi
ketua di Racana sedangkan kegiatan perkuliahan juga sedang sibuk-sibuknya, dari
yang KKL sampai penelitian. Belum lagi tugas-tugas gunungan dari dosen, dan di
tahun ini pula saya masuk kelas konsentrasi (rasanya sesuatu banget deeh). Namun
apapun itu harus dihadapi dan dilaksanakan. Pada bulan 8 Mei saya dilantik
menjadi Bhakti bersama 7 kawan lainnya. Bhakti ini adalah penjenjangan paling tinggi
di Racana Diponegoro. dan untuk mencapai jenjang tersebut tidak semudah saat melaksanakan
jenjang Muda dan Madya. Uniknya ketika Bhakti, tiap peserta mendapat nama dari Pembina.
Nama ini diharapkan sesuai dengan karakter dari masing-masing peserta. Untuk putra,
nama diambil dari nama-nama pohon. Sedangkan untuk putri dari nama bunga. Pembina
memberiku nama Cordia. "Cordia? bunga apa itu?" pikirku saat itu. Saya
merasa sedikit aneh dengan nama itu karena asing kedengarannya. Tapi tetap
bersyukur karena nama itu indah bagi saya. Usai pelantikan langsung deh saya googling, hehee. Dan di tahun keempat
saya menjadi pengamat sampai tiba waktunya saya lulus studi yang itu berarti
lulus juga saya di Racana.
Naah, sedari saya
mendapat nama Cordia itu, saya jadi suka (narsis ceritanyaa) sama Cordia. Saya sih
belum pernah nemuin bunganya secara
langsung, tapi sewaktu saya KKN di Salatiga saya pernah
liat ada bunga mirip Cordia. Waktu itu saya kira itu Cordia tapi baru inget
kalau Cordia adanya di Amerika Tengah, Spanyol, dan Jerman. hmm.. dan ketika
saya membuat blog, saya putuskan untuk menamai blog saya dengan nama Taman
Cordia. Yang memiliki arti semuanya tentang saya.. :) Nama itu akan selalu saya
kenang sepanjang hidup saya.
Segitu dulu cerita
dari saya.. Kapan-kapan disambung kembali. Salam Cordia sobat :))

Tidak ada komentar:
Posting Komentar